“Workshop Penulisan Buku Berbasis E-book dan Sertifikasi Penulis Buku Nonfiksi ini merupakan sebagai langkah konkret untuk menyiapkan hal-hal apa saja yang dibutuhkan dan mendukung dalam penerbitan buku berbasis e-book dan meningkatan kualitas penulis dalam menulis buku.  Kegiatan ini membahas tentang tata cara menulis buku dan mengubah buku cetak menjadi e-book sesuai standar penerbit profesional.  Penguasan kemampuan dalam menerbitkan e-book yang baik maka akan mampu menjawab tantangan zaman di era digital dan memudahkan dosen dalam mempublikasikan bukunya tidak hanya dalam bentuk cetak. Selain itu, kegiatan sertifikasi ini diharapkan menjadi jalan untuk peningkatan mutu buku, terutama buku-buku pendidikan dan nonfiksi yang semestinya ditulis dan diedit oleh pelaku perbukuan yang kompeten.” Ungkap Dr. Wagiran, M.Hum. selaku ketua panitia saat diwawancarai setelah kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini dilaksanakan di Rektorat UNNES, Senin (15/7) yang dihadiri 220 peserta terdiri atas tenaga pendidik dan dosen peneliti dana dari DIPA dan DRPM. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Zaenuri, M.Si. Beliau berharap dengan adanya workshop ini dosen-dosen UNNES dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penulisan buku nonfiksi dan buku elektronik dari hasil penelitian. Selain itu, dengan diadakannya sertifikasi penulis, dapat menunjang keprofesionalitasnya dalam menulis buku. Sertifikasi harus dipandang sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan terhadap profesi penulis buku. Di sisi lain, tidak sembarangan orang dapat mengaku sebagai penulis buku atau editor tanpa latar belakang pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang mumpuni, terutama dalam menulis buku pendidikan dan nonfiksi.