Tim LPPM UNNES melaksanakan benchmarking di dua perguruan tinggi yang telah bertransformasi terlebih dahulu menjadi PTN Berbadan Hukum pada hari Selasa (17/01)

Kunjungan pertama dilakukan ke Institut Teknologi Bandung. Rombongan dipimpin oleh Ketua LPPM, Prof Dr H R Benny Riyanto SH MHum CN diterima oleh Ketua LPPM ITB Dr Yuli Setyo Indartono.

“Kami hadir disini sebagai saudara termuda PTN BH ingin mempelajari dan memadukan ilmu mengenai pengelolaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ITB.” papar Prof Dr H R Benny Riyanto SH MHum CN.

Ketua LPPM ITB, sekretaris bidang penelitian dan sekretaris bidang pengabdian beserta tim memaparkan beberapa skema penelitian dan pengabdian yang berada di ITB. Tak hanya LPPM, ITB juga memiliki Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB( LPIK-ITB). LPIK merupakan lembaga yang didirikan untuk mendorong pemanfaatan hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi.

“Kita mengalami transformasi dari education university menjadi research university dan kini sebagai Perguruan Tinggi Berbadan Hukum, kita dituntut untuk mampu menjadi entrepreneur university.” tegas ketua LPIK ITB.

Tim LPPM UNNES melanjutkan perjalanan menuju Universitas Pendidikan Indonesia. Sambutan hangat dan terbuka disampaikan langsung oleh Ketua LPPM UPI, Prof Dr Dadang Sunendar MHum. “Sebagai sesama LPTK, UPI dan UNNES merupakan kakak beradik yang memiliki banyak kemiripan. Kami turut gembira menyambut ketetapan status UNNES kini sebagai Perguruan Badan Hukum. ”

Diskusi diadakan secara terfokus sesuai bidang masing-masing, tim keuangan LPPM disambut oleh bagian keuangan LPPM UPI untuk diskusi terfokus mengenai keuangan dan pencairan penelitian dan pengabdian. Pusat Pemberdayaan Masyarakat, Ketua Gugus Inkubator Bisnis, Pusat Diseminasi Teknologi dan Kekayaan Intelektual, Pusat Inovasi dan Komersialisasi mengunjungi Museum Pendidikan Nasional UPI untuk mendapatkan gagasan terkait penyajian konten dan digitalisasi Museum modern.

Diharapkan dalam menyongsong UNNES PTNBH, Tim LPPM dapat menindaklanjuti hasil studi banding dengan rencana-rencana kerja yang efektif dan efisien bagi lembaga khususnya dan UNNES pada umumnya.